Cafe di Hutan Pinus Gunung Pancar Bogor Jadi Buruan Para Remaja

SHARE
cafe-di-hutan-pinus-gunung-pancar-bogor-jadi-buruan-para-remaja

OptiDaily.com – Menikmati pohon pinus yang menjulang tinggi sambil meminum secangkir kopi dan teh hangat siapa sih yang nggak mau?

Apalagi ditemani dengan orang terdekat atau teman-temanmu pasti bakalan seru dong. Mau cobain sensasi ini? Kamu bisa datang ke Jalan Sentul Paradise Park, Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat.

Yups itu adalah alamat Gunung Pancar Bogor yang terkenal dengan pemandangan hutan pinus yang mempesona dan eksotis. Bahkan banyak wisatawan dari luar kota demi bisa menikmati sejuknya pegunungan yang bebas polusi ini.

Selain bisa menikmati hutan pinus disini juga terdapat sebuah cafe. Ameer Cofee Shop, salah satu cafe yang menyediakan berbagai meninuman dan makanan hangat untuk menemanimu piknik dengan tengah-tengah hutan pinus. So, kamu gak perlu ribet bawa berbekalan dari rumah.

Disini kamu bisa memilih untuk duduk dibangku yang disediakan atau dibawah tikar layaknya piknik beneran. Ets, jangan salah dulu, bangku disini sudah didesain sedemikian rupa hingga mirip bangku-bangku khusus piknik pokoknya mirip seperti cafe-cafe yang ada di Bandung dan pasti gak kalah bagusnya.

Suasana hutan pinus yang dingin akan dihangatkan dengan segelas kopi hangat. Uh, pasti kamu tak sabar bukan untuk mengunjungi Gunung Pancar.

Baca Juga: Nasi Tim Cibinong Bogor Kuliner Enak untuk program Diet 

Selain bisa menikmati minuman hangat dan berfoto-foto didalam hutam pinus, kamu juga bisa mandi air panas lho. Wah semakin lengkap kan? Namun untuk masuk kedalam hutan ini kamu akan dikenakan tarif yang tidak akan membuat kantong kamu jebol kok. (fnf)

Wanita yang saat ini senang berbagi informasi mengenai berita, hiburan, wisata serta informasi lainnya yang dikemas dan disajikan secara menarik. Saat ini telah menjadi penulis portal berita online dari www.optidaily.com.

1 COMMENT

  1. Jumat 06-01-2017

    Gua dan ke 4 temen gua berkunjung ke Ameer Coffee yang katanya booming banget. Gua sebagai pecinta kopi dan 4 temen gua penasaran dong kaya apa Ameer Coffee dan gimana sih yang unik di Ameer Coffee, penyajian kopinya seperti apa sih.

    Sekiar jam 3an sore kami tiba di tempat, masuk bayar 5000/org dan 10.000/mobil roda 4. 100m di depan kurang lebih Ameer Coffee berada setelah pintu masuk, kami parkir mobil dulu. Suasana hutan nya berasa asri tenang dan sejuk seakan nafas tidak ada hambatan seperti di kota. Cocom untuk melepas penat yang seharian bekerja atau beraktivitas penuh di kota.

    Disambut dengan sebuah kedai dari kayu yang lumayan sedang namun tidak luas dan hamparan meja dan bangku di luar kedai, seakan menambah kesan vintage.. Nilai 7.5 untuk dekorasi tempatnya. Persis seperti Armor Coffee Bandung yang ukuran nya diperkecil 3x lipat.

    Begitu tiba kesan pertama wow dan aww. Kenapa aww, menurut sayaa harga yang di tawarkan mahal untuk tempat seperti ini, tapi saya berpikiran harga tersebut murah bila menu yang di sajikan sepadan dengan harga nya.. Kesan aww tadi berlanjut ketika sata pesan 3 Vanilla Latte dan 1 Hazelnut Coffee. Singakat cerita

    “Mas maaf Vanilla Lattenya kosong” ucap barista dan mbak kasir. Teman saya agak kecewa dan langsung digantikan 3 cappuccino. “Mas maaf kosong juga, reguler coffee nya kosong” ucap barista dan mbak kasir lagi. Sepintas saya cetuskan kata agak menyinggung “wah kosong semua mba? Adanya aapaan? Coklat?” Biji kopi regulernya kosong adanya Biji javabica, toraja, dan Ameer, kalo pake biji ini tambah 5000 lagi mas. “ooh yauda saya coba pake yang biji Ameer mba” Kalo yang itu beda mass 60ribu.”Buset mahal banget mba? Biji darimana nih?” kata mbanya dari perkebunan sendiri. “ooh bukan biji star*uck mba? Yauda saya javabica aja” Jadi teman saya pesan 2 Cappuccino javabica 1 coklat dan 1 Hazelnut javabica. Semua es kecuali Hazelnut panass dan 1 Kentang goreng + sosis.

    Makanan pun tiba, kalo boleh jujur penyajian dengan harga yang di tawarkan sangat bertolak belakang, kalo saya boleh kasih nilai untuk penyajian nya 4poin.

    1 cappuccino ice 25k
    1 coklat ice 30k
    1 hazelnut coffee 25k
    1 kentang sosis 20k

    Kalo boleh jujur rasa kopinya biasa saja, menurut saya itu seperti biji kopi grade C yang harga nya paling murah. Tapi kalo itu bukan grade C ya mungkin penyajian nya kurang pas seperti terlalu banyak air daripada kopi nya.
    Cappuccino ice nya berasa seperti rasa susu moca kpbs alias susu murni nasional yang 3000an namun porsinya agak banyak. Coklat ice nya seperti rasa ovaltine/milo ditambahkan susu kental manis lalu pakai es batu..

    Sosis dan kentang nya sangat mahal harusnya itu 10ribuan dan bukan 25ribuan.

    Hm…. Di akhir kami beranjak pulang kami dikenakan biaya parkir 8000 untuk sekali datang ke Ameer Coffee ntah tidak jelas 8000 itu berdasarkan apa, perjam nya brapa, kenapa tidak sekalian saja ada security parking nya. Sungguh seakan biaya parkirnya lebih mahal daripada saya parkir di PIM Jakarta Selatan.

    Sangat pedas ya? Mohon maaf saya haturkan maaf sebesar besarnya, disini saya hanya berbagi pengalaman dan apa yang saya rasakan saya share ke anda semua pembaca tulisan saya. Maksud saya seperti ini agar bisa dijadikan evaluasi oleh khususnya Ameer Coffee supaya ditingkatkan lagi mutu serta kualitas layanan nya. Sangat disayangkan, karena saya suka kopi makanya saya mampir ke Ameer Coffee. Semoga harapan saya bisa dikabulkan, agar Ameer Coffee bisa lebih baik lagi. Yang saya suka cuma 1 dari Ameer Coffee yaitu menggunakan biji kopi asli Indonesia, tetap gunakan produk dalam negeri dan selalu cintai kopi dalam negeri agar kopi dalam negeri bisa mengalahkan biji kopi luar negeri. Karena biji kopi di Indonesia itu kaya akan keanekaragaman rasa jenis maupun wangi.

    Sekian

LEAVE A REPLY