Gejala Penyebab Hipoksia Penyakit yang dialami Choirul Huda Penjaga gawang Persela Lamongan

SHARE
Gejala Penyebab Hipoksia Penyakit yang dialami Choirul Huda Penjaga gawang Persela Lamongan

OptiDaily.com – Hipoksia adalah kondisi dimana tubuh kekurangan pasokan oksigen. Hiposia merupakan kondisi lanjutan dari hipoksemia atau rendahnya pasokan oksigen ke pembuluh darah bersih.

Hipoksia dialami oleh penjaga gawang Persela Lamongan yang meninggal dunia setelah mengalami benturan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues saat pertandingan melawan Semen Padang dalam lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Surajaya Lamongan, Jawa Timur, Minggu, 15 Oktober 2017.

Dokter menyatakan penyebab Choirul Huda meninggal dunia adalah mengalami Hipoksia.

Hipoksia merupakan kondisi berbahaya sebab otak, hati, dan organ lainnya bisa rusak dengan cepat ketika tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup.

Gejala Hipoksia

Gejala penyakit hipoksia bisa mendadak muncul, cepat memburuk (akut). Penyakit ini masuk dalam katagori penyakit kronis. Berikut gejala hipoksia.

1. Napas pendek.
2. Kebingungan.
3. Berkeringat.
4. Kulit berubah warna, menjadi biru atau merah keunguan.
5. Sesak napas.
6. Halusinasi.
7. Batuk-batuk.
8. Kelelahan.
9. Detak jantung cepat.
10. Napas berbunyi (mengi).
Penyebab Hipoksia

Baca Juga: Video Detik-Detik Kiper Persela Choirul Huda Meninggal Dunia

Hipoksia umumnya disebabkan oleh hipoksemia. Inilah beberapa hal yang bisa menyebabkan hipoksia. (dsp)

1. Keracunan gas atau zat kimia.
2. Rendahnya kadar oksigen.
3. Detak jantung melambat cukup parah
4. Gangguan paru-paru
5. Kurangnya aliran darah menuju organ
6. Anemia atau kondisi yang merusak sel darah merah.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY