Cara Menghitung Denda Pajak Motor Terbaru 2017

SHARE
Cara Menghitung Denda Pajak Motor Terbaru 2017

OptiDaily.com – Pemprov DKI Jakarta menghapus sanksi berupa denda administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bae Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) bagi pemilik kendaran di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anie sBaswedan mengatakan penghapusan denda pajak kendaraan motor berlaku hari ini, Kamis 30 November 2017 dan 23 Desember 2017 mendatang.

Nah untuk Anda yang telat membayar pajak dan memiliki denda pajak motor, berikut cara menghitung denda telat bayar pajak motor terbaru 2017.

Telat 1 Minggu dihitung 1 Bulan

Telat 1 Bulan 1 Hari dihitung 2 Bulan

Dari keterangan diatas dapat diketahui bahwa telat bayar pajak satu sampai dua hari saja sangat merugikan. Sebab satu dan dua hari akan dihitung satu bulan. Namun bila Anda telat bayar pajak motor mencapai 1 tahun maka menghitung dendanya adalah dengan mengalikan denda sebanyak 12 kali/ 12 bulan.

Baca Juga: Daftar Harga Motor Honda Scoopy Baru 2017 yang Baru Meluncur

Sebelum membayar pajak motor ada baiknya mengetahui cara mengitung pajak waktu tepat waktu, PKB (Pajak kendaraan bermotor) + SWDKLLJ (Sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan). Jika telat membayar pajak motor, Anda harus mengitung Denda PKB + Denda SWDKLLJ.

Denda PKB per tahun : 25 %.

Terlambat 1 bulan : PKB x 25% x 1/12.

Terlambat 2 bulan : PKB x 25% x 2/12.

Terlambat 1 tahun : PKB x 25% x 12/12

Denda SWDKLLJ Rp 32.000. (fsr)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY