Apa Saja Rangkaian Proses Pernikahan Adat Jawa yang Dilalui Kahiyang Ayu?

SHARE
Apa Saja Rangkaian Proses Pernikahan Adat Jawa yang Dilalui Kahiyang Ayu

OptiDaily.com – Pernikahan putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution hari ini membuat masyarakat penasaran bagaimana proses pernikahan adat jawa.

Koordinator Media Center Pernikahan Kahiyang dan Bobby, Quirinto Edhi mengatakan proses adat pernikahan Kahiyang dimulai dari pengajian, pemasangan bleketepe, dan sebagainya.

1. Pengajian

Proses pernikahan adat Jawa yang dilalui Kahiyang dimulai dengan pengajian di kediaman Jokowi di Banjarsari, Surakarta pada Senin, 6 November 2017.

Kemudian pada Selasa, 7 November 2017, Jokowi dibantu Iriana memasang bleketepe atau anyaman daun kelapa yang dipercaya membawa pengaruh baik untuk rumah tangga Kahiyang dan Bobby.

2. Bleketepe

Sejarawan Kota Solo, Heri Priyatmoko mengatakan dalam adat pernikahan Jawa seharusnya Jokowi memasang bleketepe sendiri di teras dekat pintu utama. Blaketepe akan dijadikan sebagai atau atau peneduh resepsi pengantin.

3. Siraman

Setelah memasang bleketepe, proses dilanjutkan dengan upacara siraman. Upacara ini mengandung makna bahwa memandikan calon mempelai disertai dengan niat membersihkan diri dipercaya menjadi bersih, suci lahir dan batin. Awalnya, calon pengantin memohon doa restu kepada orangtua kemudian calon pengantin duduk di tikar pandan dan disiram oleh orangtua atau wali yang ditunjuk.

4. Sade Dawet atau Jualan Dawet

Setelah prosesi siraman adat Jawa selesai kemudian orangtua pengantin putri melakukan sade dawet atau jualan dawet. Penjualnya adalah ibu calon mempelai yang dipayungi oleh ayah calon mempelai wanita.

Pembelinya adalah para tamu yang hadir. Membayarnya menggunakan pecahan genting sebagai uang. Proses pernikahan adat Jawa ini memiliki makna bahwa sejatinya manuasia dimulai dan nifkahi dari bumi.

5. Paningset

Paningset adalah berbagai barang diberikan oleh pihak pria kepada wanita sebagai simbol kesanggupan laki-laki untuk mencukupi kebutuhan calon istrinya.

6. Midodareni

Upacara midodareni adalah upacara yang membuat sang mempelai wanita secantik dewi. Orangtua mempelai wanita akan memberinya makan untuk terkahir kalinya sebab mulai besok sang anak akan menjadi tanggung jawab suami bukan orangtua lagi.

7. Ijab Kabul

Pada keeesokan harinya, proses pernikahan adat Jawa adalah ijab Kabul yakni sang pria mengucapkan ijab untuk membuat wanita tersebut menjadi muhrim baginya.

8. Panggih

Setelah ijab kabul, proses pernikahan adat Jawa selanjutnya adalah Panggih atau saling menukar kembang mayang dengan arti dan tujuan bersatunya cipta, rasa, dan karsa demi kebahagian dan keselamatan.

Baca Juga: Hanif Aisyah Desainer yang Merancang Busana Pengantin Kahiyang 

9. Ngindak Endhog

Setelah panggih, sang mempelai pria akan menginjak telur ayam kemudian akan dibersihkan kakinya oleh istrinya. Ngindak Endhog melambangkan seksual kedua pengantin yang telah pecah pamornya.

Itulah serangkaian proses pernikahan yang dilalui Kahiyang sebelum berakhir pada acara resepsi pernikahan. (fnf)

Wanita yang saat ini senang berbagi informasi mengenai berita, hiburan, wisata serta informasi lainnya yang dikemas dan disajikan secara menarik. Saat ini telah menjadi penulis portal berita online dari www.optidaily.com.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY