10 Uang Elektronik yang Dihentikan Bank Indonesia

SHARE
10 Uang Elektronik yang Dihentikan Bank Indonesia

OptiDaily.com – Layanan isi ulang 10 uang elektronik saat ini dibekukan sementara oleh Bank Indonesia (BI). Pemberhentian Uang Elektronik ini dikarenakan sedang memproses izin di bank sentral.

Direktur Program Elektronifikasi Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran BI, Pungky Purnomo Wibowo mengatakan Uang elektronik harus mempunyai izin dari BI jika sudah mencapai 1 Miliar Rupiah.

Pungky tidak menjelaskan secara rinci nama uang elektronik yang dihentikan BI tersebut.

Meskipun layanan isi ulang atau tambah saldo dihentikan, uang elektronik yang dibukan BI masih bisa dilakukan untuk transaksi.

Berdasarkan Surat Edaran BI Nomor 16/11/DKSP tanggal 22 Juli 2014 tentang penyelenggaraan uang elektronik, penerbit uang elektronik wajib mendapatkan izin dari Bank Sentral jika floating fund mencapai Rp 1 miliar.

Baca Juga: Berapa Biaya Isi Ulang (Top Up) E-Money, Brizzi, Flazz BCA, dll?

tokocash tokopedia

Adapun uang elektronik yang dihentikan isi ulang oleh BI diantaranya milik 4 perusahaan berikut ini, TokoCash milik Tokopedia, ShopeePay milik Shopee, PayTren, dan yang terbaru BukaDompet milik Bukalapak. (ms)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY