Kasus Dugaan Penghinaan Pancasila Habib Rizieq Sudah Ke Polda Jabar

SHARE
kasus-dugaan-penghinaan-pancasila-habib-rizieq-sudah-ke-polda-jabar

OptiDaily.com – Mungkin masih ingatkah anda dengan video Habib Rizieq hina Pancasila dalam pidatonya belum lama ini. Kini kasus dugaan penghinaan pancasila yang dilakukan oleh Habib Rizieq sudah dilimpahkan ke Polda Jawa Barat.

Laporan dugaan penghinaan pancasila ini sebelum dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri kepada pihak kepolisian. Kabag Penum Divisi Humas Polri Komber Martinus Sitompul juga membenarkan hal tersebut bahwa Bareskrim Polri sudah melimpahkan kasus Habib Rizieq hina pancasila ke Polda Jawa Barat.

Martinus juga menjelaskan kasus ini dilimpahkan ke Polda Jabar lantaran locus deliciti atau ucapan Habib Rizieq yang diduga menghina pancasila berada di wilayah Jawa Barat.
Sumawati melaporkan Habib Rizieq ke Bareskrim Polri pada Kamis, 27 November 2016. Ia meminta polisi untuk memanggil Habib Rizieq memberikan klarifikasi terkait ucapannya waktu itu.

Sukmawati Soekarno saat berada di Bareskrim Polri di Gedung KKP Bahari II mengatakan bahwa ia datang sebagai Ketua Umum PNI Marhaenisme. Sukmawati melaporkan Habib Rizieq karena ucapanannya menodai lambang dasar negara pancasila serta menghina kehormatan martabat Dr Ir Soekarno sebagai Proklamator Kemerdekaan Indonesia dan Presiden Pertama Indonesia.

Dalam video tersebut, Sukmawati menilai Habib Rizieq merupakan imam besar FPI yang tidak pantai menyatakan “Pancasila Sukarno Ketuhanan ada di Pantat sedangkan Pancasila Piagam Jakarta Ketuhanan ada di Kepala”.

Baca Juga: Video Habib Rizieq Hina Lambang Negera Ini Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Disisi lain, FPI menduga pelaporan Sukmawati sengajak dibuat untuk mengalihkan isu. Jubir FPI, Munarman mengatakan unsur tersebut sebenarnya tidak memenuhi unsur pidana. Munarman menjelaskan secara teknis hukum atas dasar dugaan penodaan pancasila tidak bisa dikatakan sebagai usnur pidana dan pasal-pasal yang dilaporkan tidak sesuai dengan peristiwa yang dilaporkan oleh Sukmawati. (dsp)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY