Foto Profil Biodata Stephen Paddock Facebook Twitter Tersangka Penembakan Las Vegas

SHARE
Foto Profil Biodata Stephen Paddock Facebook Twitter Tersangka Penembakan Las Vegas

OptiDaily.com – Polisi sudah menetapkan nama Stephen Paddock tersangka dibalik tragedi penembakan di Las Vegas, Minggu, 1 Oktober 2017.

Stephen Paddock telah menewaskan 58 orang dan melukai 515 orang lainnya.

Pria berusia 64 tahun ini diketahui tinggal di Mesquite, Nevada.

Stepgen Paddock melakukan aski dengan melepas tembakan bertubi-tubi ke arah kerumunan penonton konser yang sedang menyaksikan penyanyi contry, Jason Aldean.

Siapa Stephen Paddock ini?

Stephen Paddock adalah seorang pensiun akuntan yang memiliki izin atau lisensi untuk menerbangkan pesawat terbang kecil. Pihak kepolisian menyebut bahwa Stephen Paddock belum memiliki catatan kriminal selama ini.

Stephen Paddock kini tercatat sebagai sejarah yang menewaskan korban jiwa terbesar dalam sejarah modern Amerika Serikat.

Baca Juga: Video Detik-Detik Penembakan Konser Musik Las Vegas 20 Orang Tewas

Stephen Paddock dan Isis

Disisi lain Biro penyidik federal Amerika Seringkat sudah menghapus kemungkinan Stephen Paddock memiliki hubungan dengan jaringan terorisme internasional meskipun kelompok teroris Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) yang menyebut Paddock sebagai bagian dari mereka.

Stephen Paddock Mengalami Gangguan Jiwa

Salah satu pejabat sekitar menyebut tersangka penembakan di Las Vegas ini memiliki sejarah dengan masalah priskologisnya. Stasiun televisi NBC News melaporkan Paddock juga melakukan transaksi judi senilai puluhan ribu dollar AS.

Stephen Paddock dan Kekasih

Pihak penyidik juga sudah mewawancarai pasangan Stephen Paddock, Marilou Danley yang tinggal serumah dengan Paddock. Wanita berusia 62 tahun ini diyakini sebagai kekasih Stephen Paddock.

Pacar Stephen Paddock kini dibebaskan penyidik lantaran Stephen Paddock tidak bersama mekasinya saat masuk ke hotel Mandalay Bay. Justru Stephen Paddock memanfaatkan indentitas milik Danley.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY