Rohingya adalah Kaum Minoritas Muslim yang Menggunakan Etnis Bahasa Rohingya

SHARE
Rohingnya adalah Kaum Minoritas Muslim yang Menggunakan Etnis Bahasa Rohingya

OptiDaily.com – Kaum imigran Rohingya kembali menjadi sorotan di media massa dunia. Rohingya dilaporkan menjadi korban konflik persaudaraan di Myanmar. Akibatnya sejumlah warna muslim di Rohingnya sekarang melarikan diri dari Myanmar ke negara-negara terdekat, diantaranya ke Indonesia.

Konflik Rohingya mengundang para kritik dari berbagai negara, menuding bahwa negara negara di Asia Tenggara (ASEAN) tidak memiliki kepedulian terhadap kaum Rohingnya yang kini terdampar diberbagai negara di Asia.

Selama berbulan-bulan kaum Rohingnya menderita kelaoaran dan mengalami kesusahan. Mereka menuding ASEAN lepas tanggung jawab tidak ingin menampung kaum Rohingnya.
Lantas siapakah kaum Rohingnya?

Berita Rohingya telah meluas ke berbagai negara. Rohingya adalah kaum minoritas muslim yang menggunakan etsni bahasa Rohingnya – bahasa Indo – Eropa yang mirip dengan bahasa Bengali.  Kaum Rohingya tinggal di negara bagian Rakhine Utara disebuah desa pesisir di Myanmar.

Mengapa Kaum Rohingnya Tidak diakui?

Sebelum pergi dari Myanmar, orang-orang Rohingnya tinggal disebuah kamp pengungsian di Sittwe, negara bagian Rakhine, Mayamar. Presiden Myanmar Thein Sein mengacu pada Rohingnya sebagai Bengali (orang Bangladesh) atau mengatakan meraka sebagai penduduk asli Bangladesh. Oleh sebab itu, pemerintah Bangladesh juga tidak mengakui Rohingnya sebagai bagian dari mereka.

Mengapa Kaum Rohingnya Meninggalkan Myanmar?

Rohingnya mengalami diskriminasi selama beberapa dekade terakhir. Lelah dengan penderitaan yang dialami membuat kaum Rohingnya memutuskan berupaya melarikan diri dari Myanmar. Saat ini Kaum Rohingnya terdampar di beberapa negara di ASEAN.

Masalah apa yang mereka hadapi saat melarikan diri ke Myanmar?

Kaum Rohingya rela menyerahkan nasib hidup mereka ke tangan oknum perdagangan manusia dibandingkan harus dimusnahkan oleh kaum ekstremis Buddha di Rakhine, Myanmar.

Tercatat setidaknya ada 30 mayat dikubur dalam sebuah liang dangkal. Hanya ditutupi selimut dan tinggal ditempat terbuka. (fnf)

Wanita yang saat ini senang berbagi informasi mengenai berita, hiburan, wisata serta informasi lainnya yang dikemas dan disajikan secara menarik. Saat ini telah menjadi penulis portal berita online dari www.optidaily.com.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY